Sinyal Bahaya dari Amerika Serikat Sudah Sampai ke Eropa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mendukung seruan perusahaan AI Amerika Serikat untuk memperlambat pengembangan teknologi AI guna memitigasi risiko keamanan. Kekhawatiran utama meliputi potensi peretasan tingkat tinggi dan pengembangan model self-recursive yang tidak terkendali. Langkah ini didukung oleh tokoh industri seperti Sam Altman, Elon Musk, dan Dario Amodei, namun berseberangan dengan pandangan Donald Trump.
Uni Eropa berencana bekerja sama dengan Kanada dan Inggris untuk melakukan evaluasi, verifikasi, dan pengamanan model AI melalui aturan yang baru diadopsi. Selain itu, von der Leyen mengusulkan pembatasan media sosial bagi anak di bawah 13 tahun serta pelarangan akun pribadi bagi mereka yang berusia di bawah 15 tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.00
OpenAI Ungkap Enam Insiden Perilaku AI yang Mengkhawatirkan dan Sistem Pelacakan Baru
kumparan · 16 September 2026 pukul 17.00
Artificial Intelligence yang Cerdas, Regulasi yang Bijaksana
Berita terkait
Krisis Besar di Depan Mata, Amerika Cuma Takut Sama China
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 21.00
Mantan Peneliti DeepMind Sebut AI Mengancam Umat Manusia Jika Tidak Diawasi
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 10.59
Kenapa Perlombaan 'Liar' AI Bisa Jadi Ancaman Bagi Manusia?
Detik.com · 15 September 2026 pukul 12.58
Bos Anthropic Ingin Perlambat AI Tapi 'Takut' Xi Jinping
Detik.com · 15 September 2026 pukul 08.46