Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Teliti Gizi Susu Kecoa, Ilmuwan Raih Nobel

Ilmuwan dari Nagoya University, Purdue University, dan Frederick National Laboratory meraih Ig Nobel Prize Kimia 2026 atas penelitian susu kecoa kumbang Pasifik (Diploptera punctata). Spesies ini unik karena melahirkan anak hidup dan memberi makan embrionya menggunakan cairan kaya nutrisi yang kemudian mengkristal di dalam saluran pencernaan.

Melalui teknik kristalografi sinar-X, peneliti menemukan bahwa kristal protein ini mengandung karbohidrat dan lipid. Hasil analisis menunjukkan satu kristal susu kecoa memiliki energi tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan protein susu sapi dalam jumlah yang setara. Temuan ini mengungkap strategi biologis efisien dalam penyimpanan energi untuk perkembangan embrio, meski bukan ditujukan sebagai pengganti konsumsi susu sapi bagi manusia.

Berita terkait