Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Australia meluaskan program diskon pemasangan panel surya hingga 20 persen untuk sektor komersial, industri, dan pertanian, sebelumnya hanya tersedia untuk rumah tangga. Kebijatan ini memungkinkan instalasi dengan kapasitas hingga 1 MW, jauh melebihi batas sebelumnya. Menurut data pemerintah, sekitar sepertiga rumah di Australia sudah terpasang panel surya, menyumbang sekitar 10 persen dari total kebutuhan listrik nasional, menjadikan Australia negara dengan proporsi penggunaan panel surya tertinggi di dunia. Program ini bertujuan mempercepat transisi ke energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga batu bara.
Menteri Perubahan Iklim dan Energi Australia Chris Bowen menyampaikan bahwa langkah ini akan mengurangi biaya pemasangan untuk bangunan komersial, industri, dan pertanian sekitar 20 persen. Bowen juga meminta Komisi Pasar Energi Australia untuk mempercepat proses perizinan dan persetujuan terkait instalasi panel surya. Dengan kebijatan ini, pemerintah berharap dapat mendorong peningkatan pasokan listrik ramah lingkungan dan mendukung upaya pengurangan emisi karbon di sektor energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 18.11
Pertamina NRE Catat Peningkatan Indeks Kepuasan Stakeholder
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.13
Kepuasan Stakeholder Pertamina NRE Meningkat, Modal Penting Wujudkan Transisi Energi
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 13.55
Top! Tingkat Kepuasan Stakeholder Terhadap Pertamina NRE Meningkat
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 10.45
Proyek 100 Giga Watt PLTS Tahap Awal Bakal Diresmikan di Tol Bali
Berita terkait
EV Transisi Energi Menuju Green Mining di Kalsel
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.30
Anggaran Subsidi Listrik 2027 Naik, Tarif Non-Subsidi Ada Penyesuaian
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
International Battery Summit 2026 Mendorong Percepatan Transisi Energi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 00.47
Bahan Baku Berlimpah, Komponen Panel Surya RI Ternyata Masih Impor
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.15