Video: Urgensi RI Perkuat Infrastruktur Digital Rendah Latensi Era AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia terus memperkuat infrastruktur digital nasional untuk mendukung transformasi digital dan pemerataan ekonomi digital. PT Infra Fiber Teknologi (IFT) meluncurkan RAIA Grid, platform infrastruktur digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan bersama Arsari Group dan PT Indosat Tbk. RAIA Grid dirancang untuk menyediakan kapasitas tinggi, latensi rendah, dan akses terbuka agar dapat diintegrasikan dengan berbagai infrastruktur digital lainnya.
Menurut President Director & CEO IFT Hendri Mulya Syam, kebutuhan akan data dan komunikasi yang dinamis di era AI menuntut infrastruktur yang responsif dan andal. Dengan semakin banyaknya pembangunan data center di seluruh Indonesia, RAIA Grid bertujuan menjadi fondasi yang mendukung pertumbuhan layanan digital berbasis AI secara lebih efisien.
Meskipun demikian, pemerintah masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas infrastruktur digital yang mampu menyamakan kecepatan dengan perkembangan AI. Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan Indonesia kompetitif di tengah revolusi digital global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 01.17
Talenta Muda Mulai Garap Peluang Bisnis dari Penerapan AI di Indonesia
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 19.10
Kiat Sukses Transformasi Digital Perusahaan ala Sutanto Hartono
Berita terkait
Meutya Hafid Ungkap 5 Arah AI Indonesia, dari Produktivitas hingga Ketahanan
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 20.02
AI dan Cloud Makin Marak, Infrastruktur Digital Indonesia Dituntut Makin Tangguh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 19.51
Komdigi Rombak Ulang Infrastruktur Digital Indonesia, Patok 9 Juta Talenta
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.56
RAIA Grid Diluncurkan, Bangun 'Jalan Tol Digital' Kapasitas Tinggi
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.32