1.000 Perusahaan Jepang Gulung Tikar per Juli 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

1.028 perusahaan di Jepang gulung tikar pada Juli 2026, naik 6,9% dari tahun sebelumnya. Total kewajiban mencapai 236,3 miliar yen (Rp26,48 triliun) dengan lonjasan 41,4%. Zentoshin, penyedia sistem transaksi kartu kredit, menjadi perusahaan terbesar dengan kewajiban 115,16 miliar yen. Kekurangan tenaga kerja menjadi tekanan utama, dengan 63 kasus kebangkrutan terkait upah naik 2x lipat. 93 kasus kebangkrutan dipengaruhi kenaikan harga, termasuk pelemahan yen. Sektor jasa paling terdampak dengan 342 kasus, diikuti informasi & komunikasi naik 62,5%. Hampir 80% perusahaan bangkrut berada di bawah 100 juta yen kewajiban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.02
1.000 Perusahaan Jepang Bangkrut dalam Sebulan, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 20.10
Tsunami Kebangkrutan, 1.000 Perusahaan Jepang Gulung Tikar
Berita terkait
Fenomena Baru di Jepang, Budaya Gila Kerja 'Bangkit dari Kubur'
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.35
Alarm bagi Indonesia? Ribuan Perusahaan di Jepang Bangkrut Tinggalkan Utang Triliunan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 12.31
Lebih dari 1.000 Perusahaan Jepang Bangkrut, Tumpuk Utang Rp26,4 T
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 03.45
Tsunami Kebangkrutan Hantam Jepang, 1.000 Usaha Tumbang 2 Bulan Beruntun
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.18