Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

1.000 Tambang Timah Ilegal Ditutup, Prabowo Perintahkan TNI-Polri Usut Tuntas

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penutupan 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung hingga akhir 2025 dalam pidatonya di Sidang Tahunan 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus. Ia memerintahkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas pihak yang terlibat, termasuk pejabat TNI dan polisi yang diduga terlibat. Prabowo menekankan bahwa pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh tanpa memandang posisi atau kedekatan seseorang dengan aparat, serta meminta keberanian pimpinan untuk menindak anak buah yang melakukan pelanggaran demi kepentingan rakyat, negara, dan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyoroti dampak positif penertiban terhadap kinerja PT Timah Tbk. Ia menyatakan bahwa perusahaan mencatatkan keuntungan Rp2,7 triliun dalam enam bulan pertama 2026, sembilan kali lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Valuasi PT Timah Tbk juga naik 280 persen pada Agustus 2026 dibandingkan Agustus 2025, sehingga para pemegang saham mengalami kenaikan kekayaan hingga 300 persen.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait