Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penertiban Tambang Ilegal Dinilai Titik Awal Tata Kelola Industri yang Lebih Sehat

Pemerintah menertibkan sekitar 1.000 tambang ilegal dan menutup jalur penyelundupan di Bangka Belitung, langkah yang dinilai sebagai titik awal perbaikan tata kelola industri timah nasional. Pengamat BUMN UI Toto Pranoto menyatakan praktik pertambangan tanpa izin (PETI) merupakan tantangan struktural yang melibatkan jaringan kompleks, sehingga penanganannya tidak mudah dilakukan oleh aparat penegak hukum maupun PT Timah sebagai operator resmi. Menurutnya, penertiban ini penting untuk menciptakan industri timah yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

PT Timah Tbk (TINS) turut memperkuat pengawasan dan pengendalian operasional di wilayah pertambangannya, sejalan dengan aksi pemerintah terhadap PETI dan penyelundupan. Langkah ini didukung oleh kepemimpinan Direktur Utama PT Timah yang memiliki latar belakang militer, yang diharapkan meningkatkan efektivitas pengawasan lapangan.

Toto menekankan bahwa persoangan PETI bukanlah hal baru, namun penertiban konsisten dan penguatan pengawasan operasional menjadi kunci untuk memastikan industri timah nasional dapat bersaing secara adil dan berkelanjutan di kancah internasional.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait