1.300 Dapur MBG Ditutup, Standar Pangan Jadi Sorotan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5372831/original/027413500_1759797886-JPEG_36533.jpg)
Badan Gizi Nasional (BGN) menutup 1.300 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar keselamatan pangan. Penutupan dilakukan untuk mencegah kasus keracunan makanan dan menjaga kualitas gizi bagi anak-anak. Kepala BGN Sudaryono menyatakan bahwa pengawasan dengan uji organoleptik (bau dan rasa) saja tidak cukup untuk mendeteksi kontaminasi bahan kimia berbahaya.
Untuk meningkatkan pengawasan, BGN akan menyediakan test kit kimiawi di setiap dapur SPPG untuk mendeteksi racun seperti arsenik dan pembusukan makanan. Metode ini diadopsi dari keberhasilan SPPG yang dikelola Bhayangkari Polri yang belum pernah mengalami kasus keracunan. Selain menutup dapur, BGN juga akan memberlakukan sanksi disiplin terhadap personel yang tidak memenuhi standar kerja, termasuk pencopotan status ASN PPPK.
Sudaryono menekankan bahwa langkah tegas ini bertujuan melindungi mitra SPPG yang menjalankan tugas dengan baik. Terkait insentif sebesar Rp6 juta per hari bagi SPPG, BGN mas masih melakukan evaluasi lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 02.35
Buntut Keracunan MBG di Karo, Kepala BGN Minta Kepala SPPG Setempat Dipecat
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 04.50
Mas Dar Sampai Mengancam Pecat PPPK yang Bekerja Ala Kadarnya
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 21.11
BGN Evaluasi Dapur MBG di Karo, Bakal Tiru Test Chemical SPPG Polri
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.56
Kepala BGN Ancam Pecat Secara Tidak Hormat Kepala SPPG yang Lalai hingga Sebabkan Kejadian Fatal
Berita terkait
Sudaryono Copot Kepala SPPG Imbas Keracunan MBG Siswa SMA di Berastagi
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.34
Ada Dugaan Kasus Keracunan MBG Lagi, Ini Pernyataan Tegas Sudaryono
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.06
Ompreng MBG Bakal Diberi Label Batas Waktu Makan Maksimal 4 Jam
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 09.53
Kepala BGN Minta Maaf Marak Kasus Keracunan MBG
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.34