Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Buntut Keracunan MBG di Karo, Kepala BGN Minta Kepala SPPG Setempat Dipecat

Ratusan siswa di Berastagi, Kabupaten Karo, terserang keracunan makanan setelah mengonsumsi hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (13/8). Akibatnya, sejumlah korban harus dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Rumah Sakit Haji Medan, termasuk satu pasien yang kondisinya parah dan dirujuk ke Medan. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, meninjau langsung kondisi korban dan menyatakan kekecewaan atas kelalaian penyedia makanan yang dianggap mengancam nyawa anak-anak. Ia menegaskan bahwa satu pun kasus keracunan tidak boleh terjadi dan menuntut penanganan nol kasus.

Berdasarkan temuan sementara, penyebab keracunan adalah penyimpanan bahan baku yang tidak higienis. Sekitar 200 hingga 300 ekor ikan basah dibiarkan di tempat terbuka tanpa pendingin selama lebih dari 12 jam sebelum diolah. Akibat kelalaian ini, BGN menyuspendu dapur yang bertanggung jawab dan merekomendasikan pemecatan tidak hormat terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat yang merupakan ASN. Investigasi penuh diteruskan kepada pihak berwajib.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bontang menggelar rapat koordinasi dan evaluasi terkait program MBG. BGN juga meminta guru mendidik siswa agar tidak membawa pulang paket MBG untuk mencegah penyebaran kembali. Untuk perawatan korban, seluruh biaya ditanggung melalui program Jaminan Kesehatan Universal (UHC) yang didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sudaryono mengapresiasi langkah ini dan berharap korban segera pulih dan dapat dipindah ke ruang perawatan reguler.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait