Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

10 Kecamatan di Tasikmalaya Krisis Air Bersih, BPBD Pasok 1,19 Juta Liter

Krisis air bersih di Kota Tasikmalaya semakin parah akibat fenomena El Nino dan perubahan iklim. Hingga kini, 39 kelurahan di 10 kecamatan terdampak, dengan 16.637 keluarga atau sekitar 53.934 jiwa terpaksa kehilangan akses air bersih dari sumur mereka. Untuk membantu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya telah mendistribusikan 1.190.000 liter air bersih melalui 226 rit pengiriman ke 134 titik lokasi, termasuk permukiman warga, pesantren, sekolah, rumah sakit, dan kantor pemerintahan. Distribusi dilakukan setiap hari untuk menjaga pasokan tetap berkelanjutan di tengah banyaknya wilayah yang terdampak secara bersamaan.

Di sisi lain, Kabupaten Ciamis juga dilanda kemarau panjang yang menyebabkan 11.882 kepala keluarga atau 33.878 jiwa terdampat. BPBD Ciamis bersinergi dengan berbagai pihak seperti PMI, BBWS, Polres, Kodim, PDAM, dan lembaga terkait untuk menyalurkan bantuan air bersih mencapai 1.364.000 liter atau setara dengan 286 tangki. Pengiriman dilakukan dari siang hingga malam untuk mencapai warga yang sumurnya sudah kering total.

Dampak kemarau panjang tidak hanya terbatas pada pasokan air minum, tetapi juga berimbas pada sektor pertanian. Di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, sekitar 4.000 hektare lahan gagal tanam dan gagal panen. Di Kota Tasikmalaya sendiri, 40 hektare lahan sawah dialokasikan sebagai lahan puso, sementara 230 hektare lainnya terancam gagal tanam akibat irigasi yang kering. Debit air Situ Gede Tasikmalaya juga menyusut drastis, menyebabkan 230 hektare lahan pertanian gagal panen dan peternak harus mencari pakan alternatif untuk ternaknya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait