11 Negara yang Menerapkan 4 Hari Kerja, dari Finlandia hingga Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tren minggu kerja empat hari semakin berkembang secara global, dipicu oleh kebutuhan fleksibilitas pascapandemi COVID-19. Konsep ini memungkinkan karyawan bekerja empat hari seminggu dengan gaji dan tunjangan tetap, namun tetap menyelesaikan beban kerja yang sama melalui pengurangan rapat dan peningkatan kerja mandiri untuk menjaga produktivitas serta keseimbangan hidup.
Belgia menjadi pionir di Eropa dengan mengesahkan aturan yang memberi hak karyawan memadatkan jam kerja mingguan ke dalam empat hari sejak November 2022. Sementara itu, Jerman melakukan uji coba melalui 45 perusahaan sejak Februari untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja. Dukungan di Jerman cukup tinggi, dengan 71% pekerja menginginkan opsi ini dan mayoritas pemberi kerja menilai sistem tersebut bermanfaat bagi karyawan.
Bagikan
Berita terkait
Pengelolaan Outsourcing untuk Produktivitas dan Perlindungan Pekerja
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 20.31
Pengusaha Ungkap Ancaman PHK Efek Upah Minimum 2027 Naik 9,5%
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 18.30
Terima Buruh, KSP Harap UU Pelindungan Ketenagakerjaan Tumbuhkan Ekonomi
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 23.41
Ini Sederet Alasan Samsung Galaxy Z Fold8 Cocok untuk Profesional Mobile
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 20.46