Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

123 Hotspot Terindikasi Karhutla Terpantau di Riau

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau melakukan pengecekan udara ke sejumlah wilayah yang terpantau memiliki konsentrasi hotspot kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Pantauan ini dilakukan berdasarkan data Dashboard Lancang Kuning (DLK) yang menunjukkan tercatat 123 hotspot di Provinsi Riau hingga pukul 06.00 WIB, meliputi 3 kategori rendah, 119 kategori sedang, dan 1 kategori tinggi. Pemantauan dilakukan bersama Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan untuk melihat kondisi aktual dan memastikan penanganan Karhutla berjalan cepat dan terkoordinasi.

Perhatian utama ditujukan pada tiga kabupaten dengan konsentrasi hotspot tertinggi, yakni Indragiri Hulu (42 hotspot), Siak (34 hotspot), dan Indragiri Hilir (25 hotspot). Selain itu, penanganan juga difokuskan pada Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, khususnya kawasan berbatasan dengan Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Hotspot lainnya tersebar di Pelalawan (7 titik), Kampar (5 titik), Kuantan Singingi (4 titik), Kepulauan Meranti (3 titik), Bengkalis (2 titik), dan Kota Dumai (1 titik).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi menjelaskan bahwa keberadaan hotspot belum serta-merta menunjukkan kebakaran aktif. Oleh karena itu, jajaran kewilayahan diinstruksikan melakukan pengecekan lapangan, verifikasi, patroli, pemadaman, dan pendinginan sesuai kondisi masing-masing wilayah. Polda Riau terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, dan seluruh unsur terkait dalam penanganan Karhutla. Turut dalam pemantauan udara tersebut adalah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana, Kapok Sahli Kodam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI M. Yahya, dan Kepala BPBD Provinsi Riau Edy Afrizal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait