2 Miliar Warga Asia Selatan Terdampak Perang di Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perang di Timur Tengah berdampak signifikan bagi hampir dua miliar penduduk di Asia Selatan, terutama India, Pakistan, Bangladesh, dan Nepal. Kawasan ini memiliki ketergantungan tinggi terhadap impor energi dari negara-negara Teluk dan Selat Hormuz, sehingga terhambatnya jalur pasokan memicu krisis energi di wilayah tersebut.
India, sebagai importir minyak mentah terbesar ketiga dunia, mengimpor sekitar 85% kebutuhan minyaknya, meski memiliki sumber pasokan yang lebih beragam dari Rusia, Afrika, dan Amerika. Sementara itu, Pakistan sangat bergantung pada Arab Saudi, UEA, dan Kuwait untuk minyak, serta Qatar untuk LNG. Bangladesh juga mengalami peningkatan ketergantungan pada impor LNG karena produksi gas domestik tidak mencukupi permintaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 10.01
Menkeu Ungkap Kabar Baru: Konflik Timteng Tambah Seru, Bunga Fed Naik!
Berita terkait
Menyerap Risiko Geopolitik Imbas Krisis Selat Hormuz
Detik.com · 15 September 2026 pukul 12.53
Harga Bensin Naik 2 Kali dalam 9 Hari, Rakyat Suriah Ngamuk: 'Jatuhkan Jolani!'
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 07.40
Apa Hasil KTT BRICS di India? Ini Kata Xi Jinping-Putin hingga Prabowo
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.00
Jalur Pipa Saudi Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$107
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 06.45