2 Tentara Israel Tewas dan 7 Lainnya Luka Terkena Jebakan Bom di Lebanon, Zionis Salahkan Hizbullah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua tentara Israel tewas dan tujuh lainnya cedera karena ledakan bom jebakan di dalam sebuah bangunan di Majdalzoun, Lebanon selatan, pada Rabu (5/8/2026). Militer Israel menyalahkan kelompok Hizbullah atas insiden ini dan menganggapnya sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata. Sebagai respons, Israel memerintahkan penduduk al-Mansouri untuk segera mengungsi menjelang serangan balasan, yang merupakan ancaman serangan pertama dalam beberapa minggu terakhir.
Sebelumnya, Israel dan Lebanon telah mengadakan perundingan yang disponsori Amerika Serikat di Roma, di mana Lebanon berupaya untuk penarikan bertahap pasukan Israel dari wilayah selatan. Namun, eskalasi terjadi ketika pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara di al-Mansouri dan artileri membombardir pinggiran Majdalzoun, disertai dengan simulasi serangan dan pelemparan suar di beberapa area Lebanon selatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 17.36
2 Tentaranya Tewas, Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 21.40
Yordania Tiba-Tiba Kumpulkan RI Cs, Sebut Bahaya "Perang Agama"
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.01
Israel Gempur Lebanon Selatan, Tuduh Hizbullah Langgar Gencatan Senjata
Berita terkait
Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Tewaskan 7 Orang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.40
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Meningkat, UNIFIL Catat 208 Proyektil dalam Sehari
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 05.09
Menteri Israel Serukan Kuota Pembunuhan 40 Warga di Gaza Setiap Malam, Iran: Para Penjahat Ini Akan Diadili
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 01.10
Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan 11 Orang, Hizbullah Janjikan Balasan
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.52