25 Negara Bagian AS Gugat Trump karena Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lain
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 25 negara bagian di Amerika Serikat (AS) menggugat pemerintahan Presiden Donald Trump atas kebijakan tarif baru terhadap produk dari 60 mitra dagang, termasuk Indonesia. Tarif sebesar 10 hingga 12,5 persen itu mulai berlaku pada 24 Juli 2026, tepat saat tarif sementara yang diberlakukan Trump setelah kekalahan di Mahkamah Agung berakhir. Pemerintah menyebut kebijakan ini bertujuan memerangi pelanggaran kerja paksa. Namun, para penggugat menilai tarif tersebut hanya dalih untuk mengganti pajak impor yang telah dibatalkan Mahkamah Agung pada Februari.
Gugatan diumumkan pada Senin dan dipimpin oleh Jaksa Agung New York, Letitia James. Ia menyatakan pemerintah mencoba menaikkan pajak secara ilegal bagi keluarga dan bisnis setelah kalah di Mahkamah Agung. Sebanyak 25 negara bagian yang ikut menggugat antara lain California, Colorado, Connecticut, Illinois, Massachusetts, Michigan, Minnesota, Nevada, New Jersey, Oregon, Pennsylvania, Rhode Island, Virginia, Washington, dan Wisconsin. Gugatan ini juga didukung negara bagian seperti Arizona, Kentucky, Maryland, Maine, New Mexico, North Carolina, Delaware, Hawaii, dan Vermont, serta New York sebagai penggugat utama. Indonesia termasuk negara yang dikenai tarif 10 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.19
Trump Digugat Massal Gegara Tarif Impor, Indonesia Ikut Terseret
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 06.09
Kena Gebuk Mahkamah Agung, Trump Kembalikan Uang "Pungli" Rp1.800 T
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.13
Yang Diketahui soal Rencana AS Tutup Konsulat di Medan
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 16.45
Bantah Trump, Iran Bilang Tak Ada Negosiasi dengan AS
Berita terkait
Respons Iran Usai Trump Nyatakan Selat Hormuz Segera Jadi Wilayah AS
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.30
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Trump Berlakukan Tarif Drone dan Komponennya Atasi Ancaman Keamanan AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 02.02