3 Alasan Irak Ingin bentuk Dewan Keamanan Bersama Iran dan Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Irak mengusulkan pembentukan dewan keamanan bersama antara Iran dan Arab Saudi untuk mengatasi krisis kepercayaan yang ada di antara kedua kekuatan regional tersebut. Usulan ini disampaikan oleh Qasim al-Araji, penasihat keamanan nasional perdana menteri Irak, kepada pihak Teheran dan Riyadh. Al-Araji menyatakan bahwa masalah utama yang dihadapi kedua negara adalah krisis kepercayaan, namun belum memberikan detail mekanisme yang diusulkan. Sementara itu, Iran dan Arab Saudi belum memberikan komentar resmi terkait usulan ini.
Selain itu, Irak juga menekankan komitmennya untuk memperkuat keamanan domestik dengan menempatkan seluruh senjata di bawah kendali negara. Pada 3 Juni, militer Irak mengumumkan pembentukan komite yang bertugas mengatur senjata, menghadapi tantangan politik dan keamanan yang telah lama ada akibat keberadaan faksi bersenjata di luar Pasukan Mobilisasi Populer (PMF).
Usulan dewan keamanan ini muncul di tengah ketegangan regional yang meningkat. Beberapa hari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan telah membahas situasi kawasan, dengan menekankan pentingnya mencegah eskalasi dan menyelesaikan sengketa melalui jalur damai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 07.00
Iran Beri Izin Sejumlah Kapal Tanker Minyak Mentah Irak Melintasi Selat Hormuz
Berita terkait
Kompak, AS dan Arab Saudi Gempur Milisi Pro-Iran di Irak
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 11.21
Iran Bilang Aliansi Makkah Isyarat AS untuk Tinggalkan Sekutu Teluk
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 10.28
Nasib Apes Kuwait Negara Kaya Minyak: Dulu Diinvasi Irak, Kini Jadi Bulan-bulanan Iran
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 14.59
Ketua Parlemen Iran Kunjungi Irak Bahas Kerja Sama Regional
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.50