Nasib Apes Kuwait Negara Kaya Minyak: Dulu Diinvasi Irak, Kini Jadi Bulan-bulanan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kuwait, negara petrostate kaya minyak di Teluk Persia, kini menghadapi krisis keamanan yang mengingatkan invasi Irak pada 1990. Sejak April 2026, serangan drone dan rudal Iran telah menyasar infrastruktur strategis termasuk kantor pusat Kuwait Petroleum Corp (KPC), yang rusak akibat api. Pemerintah Kuwait segera menyiapkan lokasi alternatif, bahkan menandatangani kesepakatan pipa minyak senilai USD16 miliar dengan perusahaan Amerika Utara untuk memastikan pasokan energi tetap berjalan. Serangan ini memicu kembali trauma sejarah, terutama bagi warga yang mas masih mengingat invasi Irak yang melukai ekonomi dan tak terlalu pulih hingga kini.
Sejak konflik erupsi pada 28 Februah 2026 antara AS-Israel dan Iran, Kuwait menjadi salah satu negara Arab paling banyak diserang, melebihi UAE, Arab Saudi, dan Qatar. Warga negara ini merespons dengan cepat: mendonorkan darah, menyiapkan ruang aman bawah tanah, membeli generator, dan mengubah sistem belajar ke daring. Pemerintah berupaya menjaga produksi minyak tetap berjalan demi pasokan listrik dan air desalinasi, sekaligus mengekspor melalui Selat Hormuz meski kondisinya genting.
Sejarawan Kuwait University Bader Al-Saif menekankan bahwa negara ini selalu berada di garis depan ancaman eksternal akibat ukuran kecilnya dan lokasinya di antara negara-negara besar seperti Irak dan Iran. Invasi Irak pada 1990 yang berlangsung cepat dan masih meninggalkan luka—termasuk 308 orang yang belum pulang dan sengketa perbatasan laut yang belum terselesaikan—menjadi bagian dari identitas nasional Kuwait. Setelah dibebaskan, negara ini menjadi tuan rumah militer AS, yang kembali menjadikannya sasaran dalam konflik terbaru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 12.30
Harga Minyak Brent Tembus USD 92 per Barel, Dipicu Gejolak Pasokan dan Konflik Iran
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.30
Pengaruh Iran di Selat Hormuz Melemah, Sampai Kapan Teheran Bertahan?
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.50
Ketua Parlemen Iran Kunjungi Irak Bahas Kerja Sama Regional
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.10
Trump Ngamuk Lagi ke Iran: Klaim Hormuz Milik AS-Tutup Pintu Damai
Berita terkait
Kantor PM Kurdistan Irak Dihantam Dua Drone, Iran Bantah Terlibat
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.32
Harga Minyak Kembali Naik, Harapan Damai AS-Iran Memudar
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.08
Harga Minyak Dunia Bergerak Bervariasi, Ketegangan Iran-AS Bayangi Pasar Minyak
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 08.45
PM Kurdistan Irak Tuduh Iran Gelar Serangan Drone ke Kantornya, Teheran Buka Suara
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 04.00