Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kompak, AS dan Arab Saudi Gempur Milisi Pro-Iran di Irak

Amerika Serikat dan Arab Saudi melancarkan serangan udara gabungan terhadap milisi pro-Iran di Irak pada Selasa (28/7) waktu setempat. Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), serangan itu merupakan balasan atas serangan drone dari wilayah Irak yang menargetkan pasukan AS dan fasilitas minyak Saudi dalam beberapa hari terakhir. Sasaran adalah "teroris yang bersekutu dengan Iran yang diperintahkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)." CENTCOM memperingatkan IRGC dan proksinya untuk menghentikan serangan guna menghindari respons militer lebih lanjut.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi keterlibatannya, menyatakan serangan mengenai target milisi di Irak yang terkait dengan serangan terhadap fasilitas minyak kerajaan. Sebelumnya, Saudi berhasil mencegat drone yang menargetkan fasilitas minyak di timur negeri tersebut dan menyalahkan kelompok yang didukung Iran di Irak. Riyadh meminta Baghdad mencegah serangan dari wilayahnya, dan pemerintah Irak kemudian memerintahkan penyelidikan.

Serangan gabungan ini terjadi setelah Iran meluncurkan beberapa rudal balistik ke basis AS di Timur Tengah — serangan pertama sejak jeda beberapa hari. CENTCOM menyatakan tidak ada kerusakan berarti dan seluruh rudal berhasil dicegat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait