Kompak, AS dan Arab Saudi Gempur Milisi Pro-Iran di Irak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat dan Arab Saudi melancarkan serangan udara gabungan terhadap milisi pro-Iran di Irak pada Selasa (28/7) waktu setempat. Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), serangan itu merupakan balasan atas serangan drone dari wilayah Irak yang menargetkan pasukan AS dan fasilitas minyak Saudi dalam beberapa hari terakhir. Sasaran adalah "teroris yang bersekutu dengan Iran yang diperintahkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC)." CENTCOM memperingatkan IRGC dan proksinya untuk menghentikan serangan guna menghindari respons militer lebih lanjut.
Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengonfirmasi keterlibatannya, menyatakan serangan mengenai target milisi di Irak yang terkait dengan serangan terhadap fasilitas minyak kerajaan. Sebelumnya, Saudi berhasil mencegat drone yang menargetkan fasilitas minyak di timur negeri tersebut dan menyalahkan kelompok yang didukung Iran di Irak. Riyadh meminta Baghdad mencegah serangan dari wilayahnya, dan pemerintah Irak kemudian memerintahkan penyelidikan.
Serangan gabungan ini terjadi setelah Iran meluncurkan beberapa rudal balistik ke basis AS di Timur Tengah — serangan pertama sejak jeda beberapa hari. CENTCOM menyatakan tidak ada kerusakan berarti dan seluruh rudal berhasil dicegat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 15.49
Irak konfirmasi 20 tentara tewas akibat serangan udara AS-Arab Saudi
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 05.41
Perang Makin Gila! Poros Perlawanan Iran Bangkit Lagi-Bidik Arab Saudi
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 22.43
Saudi dan AS Serang Irak, Iran dan Proksinya: Perang Akan Meluas
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 16.12
Arab Saudi klaim serangan di Irak sebagai bentuk pembelaan diri
Berita terkait
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Pakistan Desak AS Terapkan MoU dengan Iran Akhiri Ketegangan Timur Tengah
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 03.03
AS Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran Pekan Depan, Lebih Keras dari Sebelumnya
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.22
AS Gunakan Sarana Diplomatik, Militer dan Ekonomi untuk Menekan Iran
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 08.00