Waspada Gejala Parkinson di Usia Muda akibat Gaya Hidup Buruk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Parkinson tidak lagi hanya menyerang lansia. Dokter neurolog Rizka Ibonita dari RS Pusat Otak Nasional menyatakan gejala Parkinson semakin ditemukan pada usia muda, bahkan sejak 20 tahun, akibat gaya hidup tidak sehat seperti begadang, konsumsi alkohol, minuman keras, dan narkoba. Faktor lain seperti cedera kepala, genetik, dan lingkungan juga berperan. Studi terbaru menunjukkan konsumsi lebih dari 11 porsi makanan ultra-olahan per hari meningkatkan risiko gejala awal Parkinson hingga 2,5 kali lipat. Parkinson adalah gangguan neurodegeneratif yang menyerang sistem saraf pusat, khususnya bagian otak yang mengontrol gerakan, sehingga menyebabkan kesulitan mengontrol pergerakan dan keseimbangan tubuh. Gejala umum meliputi gemetar saat istirahat, kekakuan otot, gerak melambat, dan gangguan keseimbangan. Tanda awal sering diabaikan seperti mudah lupa dan sering berhalusinasi. Dokter menekankan pentingnya konsultasi medis segera jika gejala muncul untuk mencegah perburukan. Penderita juga diingatkan untuk tidak menghentikan pengobatan guna mencegah kemulihan gejala dan menjaga efektivitas terapi dopamin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 22.10
Irama Senam Zapin untuk Gaya Hidup yang Lebih Aktif
Berita terkait
Penderita Parkinson Disarankan Tidak Putus Obat, Ini Alasannya
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.02
Hipertensi di Usia Muda Makin Marak, Tekanan Pekerjaan di Kantor Jadi Salah Satu Pemicunya
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 16.00
Penyakit Parkinson Bisa Menyerang Usia Muda, Ini Penjelasan Dokter
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.52
PSI Dukung Program Cek Kesehatan Gratis Prabowo, Dorong Penguatan
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 16.41