Kualitas Udara Pekanbaru di Level Berbahaya akibat Kabut Asap Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kualitas udara di Kota Pekanbaru sempat mencapai level berbahaya akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa (18/8). Berdasarkan data BMKG, tingkat particulate matter (PM2.5) melonjak hingga 276 µg/m³ pada pukul 09.00 WIB, sebelum akhirnya menurun ke level sedang (42.2 µg/m³) pada pukul 13.00 WIB.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Riau mengimbau kelompok rentan seperti lansia, balita, dan penderita penyakit pernapasan untuk mengurangi aktivitas luar ruangan. Warga yang terpaksa keluar rumah diminta menggunakan masker, memperbanyak minum air putih, serta mengonsumsi vitamin. Selain itu, masyarakat disarankan membatasi sirkulasi udara di dalam rumah dengan meminimalisir ventilasi saat asap menebal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.51
Asap Karhutla Selimuti Pekanbaru Senin Pagi, Kualitas Udara Hitam
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 15.23
Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Sebut Kualitas Udara Berbahaya
Berita terkait
Kasus ISPA di Kabupaten Tasikmalaya Tembus 97.629 Selama Kemarau 2026
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58
Kasus ISPA di Kalsel Tembus 7.000, Warga Diminta Waspada Kabut Asap
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.47
Siswa di Pontianak Sekolah Daring Imbas Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 08.53
Kualitas Udara Memburuk, BMKG Minta Warga Palembang Pakai Masker
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.00