Kualitas Udara Pekanbaru di Level Berbahaya akibat Kabut Asap Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kualitas udara di Kota Pekanbaru sempat mencapai level berbahaya akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa (18/8). Berdasarkan data BMKG, tingkat particulate matter (PM2.5) melonjak hingga 276 µg/m³ pada pukul 09.00 WIB, sebelum akhirnya menurun ke level sedang (42.2 µg/m³) pada pukul 13.00 WIB.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Riau mengimbau kelompok rentan seperti lansia, balita, dan penderita penyakit pernapasan untuk mengurangi aktivitas luar ruangan. Warga yang terpaksa keluar rumah diminta menggunakan masker, memperbanyak minum air putih, serta mengonsumsi vitamin. Selain itu, masyarakat disarankan membatasi sirkulasi udara di dalam rumah dengan meminimalisir ventilasi saat asap menebal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.27
Asap Pekat dan Ribuan Titik Panas Karhutla Kepung Kalimantan
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.46
Palangka Raya Dikepung Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Terbatas
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.10
Karhutla di Mana-mana di Kalimantan, Ini Daftar Titik Wilayahnya
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.19
Asap Karhutla Makin Parah, Jam Masuk Sekolah di Banjarbaru Mundur
Berita terkait
Diguyur Hujan Semalaman, Udara Kota Pekanbaru Membaik
Detik.com · 19 September 2026 pukul 10.52
Kabut Asap Karhutla Kembali Pekat di Pekanbaru, Jarak Pandang Kurang dari 1.000 Meter
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.10
Kualitas Udara di Kepri Sangat Tidak Sehat, Kasus ISPA Melonjak
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.17
Kualitas Udara Berbahaya Akibat Karhutla, Sekolah di Pekanbaru Tatap Muka Terbatas
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 09.15