Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

40 Negara Kini "Ditandai" Trump Termasuk RI, Ada Apa?

Pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump menandai 40 negara, termasuk Indonesia, yang diduga menjadi jalur pengalihan barang China untuk menghindari tarif impor AS (illegal transshipment). Gedung Putih mengkhawatirkan praktik pengiriman melalui negara ketiga dengan tarif lebih rendah guna menghindari bea masuk tinggi yang diberlakukan AS terhadap China.

Negara-negara tersebut dibagi menjadi tiga kelompok. Indonesia masuk kelompok kedua bersama Brasil, Malaysia, Thailand, dan Turki karena keterkaitan erat rantai pasok dan manufaktur dengan China, terutama pada produk elektronik, mesin, dan pakaian. Kelompok pertama mencakup negara industri besar seperti Jepang dan Uni Eropa, sementara kelompok ketiga terdiri dari 24 negara dengan akses pasar AS yang menarik bagi pengalihan rute.

Untuk mengatasi hal ini, AS akan mengembangkan sistem "perbatasan detektif" berbasis AI bersama CBP guna memantau data pengiriman dan riwayat rute. Hingga saat ini, belum ada keputusan mengenai pengenaan tarif tambahan atau hukuman khusus bagi negara-negara yang masuk dalam daftar tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait