Indonesia Bantah Tuduhan Transshipment Scam dari AS, Airlangga: Hanya Berdasarkan Asumsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia membantah tuduhan AS mengenai dugaan transshipment scam. Menko Airlangga Hartarto menyatakan laporan AS berdasarkan asumsi, bukan fakta. Laporan AS mengklasifikasikan Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam ke dalam Tier 2 sebagai negara dengan volume transshipment signifikan. Airlangga menjelaskan bahwa industri di Batam-Bekasi telah berdiri sejak 1990-an dan didominasi perusahaan nasional. Ia menegaskan bahan baku plastik domestik sudah tersedia dari produsen seperti Chandra Asri dan Lotte Chemical, sehingga tidak memerlukan transshipment dari China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.33
Airlangga Buka Suara soal RI Dituduh Bantu China Hindari Tarif AS
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 16.58
Airlangga Bantah Laporan soal RI Jadi Tempat Transshipment Barang China ke AS
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.15
Panas Bumi RI Sudah Berumur 100 Tahun, Begini Dampaknya Bagi Ekonomi
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.49
Airlangga Tepis AS soal RI Bantu China Hindari Tarif Lewat Transhipment
Berita terkait
40 Negara Kini "Ditandai" Trump Termasuk RI, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.40
20 Negara dengan Utang Pemerintah Terbesar di Dunia Tahun 2026, Indonesia Nomor Berapa?
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 22.16
Resmi Dibentuk, Asosiasi Bank Emas RI Mau Buat Gold Hub
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.35
Airlangga: Emas di Bawah Bantal Ada 1.800 T, Nilainya Rp4,47 T
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.27