Indonesia Bantah Tuduhan Transshipment Scam dari AS, Airlangga: Hanya Berdasarkan Asumsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia membantah tuduhan AS mengenai dugaan transshipment scam. Menko Airlangga Hartarto menyatakan laporan AS berdasarkan asumsi, bukan fakta. Laporan AS mengklasifikasikan Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam ke dalam Tier 2 sebagai negara dengan volume transshipment signifikan. Airlangga menjelaskan bahwa industri di Batam-Bekasi telah berdiri sejak 1990-an dan didominasi perusahaan nasional. Ia menegaskan bahan baku plastik domestik sudah tersedia dari produsen seperti Chandra Asri dan Lotte Chemical, sehingga tidak memerlukan transshipment dari China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.33
Airlangga Buka Suara soal RI Dituduh Bantu China Hindari Tarif AS
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.45
Airlangga Tegaskan Polemik Transshipment Tak Ganggu Tarif Dagang RI-AS
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.00
Airlangga Pasang Badan Soal Media AS Menuding Indonesia Lakukan Penipuan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 07.40
Indonesia Termasuk dari 40 Negara yang Dituding Bantu China Mengakali Tarif Trump
Berita terkait
Inovasi 43 Perusahaan AS di RI Diklaim Ciptakan Nilai Ekonomi Rp 434 T
kumparan · 17 September 2026 pukul 03.00
40 Negara Kini "Ditandai" Trump Termasuk RI, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.40
20 Negara dengan Utang Pemerintah Terbesar di Dunia Tahun 2026, Indonesia Nomor Berapa?
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 22.16
Ekonomi AS Lesu: Pengangguran Naik, Penyerapan Kerja Cuma 29 Ribu
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.00