45% Bansos RI Diduga Tak Tepat Sasaran, Pemerintah Bakal Lakukan Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menurut Kepala Bakom RI Muhammad Qodari, sekitar 45% bantuan sosial mengalami inclusion error, yaitu masyarakat yang tidak seharusnya menerima bantuan malah menerimanya. Selain itu, terdapat exclusion error berupa 51.000 kepala keluarga yang layak menerima bantuan namun tidak tercatat. Dalam lawatan ke Surabaya, ditemukan 25.000 kepala keluarga yang tidak lagi memenuhi syarat penerima bantuan. Pemerintah akan memperbaiki dengan menerapkan sistem e-goverment khusus perlindungan sosial (perlinsos) agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan menghemat anggaran negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 13.16
Qodari: Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Kini Dipangkas Jadi 5 Menit
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 07.35
Menimbang Keakuratan Desil DTSEN Mengukur Ekonomi Warga RI
Berita terkait
50 Juta Orang Bakal Dapat Bansos Lewat Rekening, Uji Coba Awal 2027
kumparan · 10 September 2026 pukul 13.56
Qodari: DTSEN Pastikan Perlindungan Sosial Jangkau Warga yang Membutuhkan
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.08
Gerak Cepat Pasal 34, Gus Ipul Ajak Pemda se-Sulsel Jadi Agen Perlinsos
kumparan · 15 September 2026 pukul 19.25
DPD RI Apresiasi Kemensos Libatkan Masyarakat dalam Pemutakhiran Data
kumparan · 14 September 2026 pukul 19.04