5 Poin Surat Terbuka Orang Tua Korban Daycare Little Aresha untuk Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi menetapkan 13 tersangka kekerasan anak di Daycare Little Aresha Jogja, termasuk kepala yayasan, kepala sekolah, dan pengasuh. Sidang perdana 11 tersangka digelar di Pengadilan Negeri Jogja pada 18 Agustus 2026. Orang tua korban menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto berisi lima tuntutan: penegakan hukum adil dan transparan, realisasi restitusi, pemulihan trauma korban, pembenahan tata kelola daycare, dan pengusutan seluruh pengurus yayasan. Mereka menekankan pentingnya proses peradilan yang profesional dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Orang tua juga meminta pendampingan jangka panjang untuk trauma psikologis, sosial, dan fisik para korban, termasuk anak yang mengalami stunting akibat penganiayaan. Surat terbuka disampaikan bertepatan dengan sidang perdana kasus ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.27
Bawa Spanduk, Massa Ortu Korban Hadiri Sidang Perdana Kasus Daycare Jogja
Berita terkait
Polisi Tetapkan 19 Tersangka Baru Kasus Kekerasan di Little Aresha
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 13.12
Fakta Baru Terungkap dalam Sidang Perdana Kasus Daycare Little Aresha
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.34
Prabowo Izinkan Kewarganegaraan Ganda, PSI: Diaspora Makin Leluasa Berkontribusi
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.48
Prabowo Gaspol Energi Surya, 30 GW PLTS Mulai Dibangun Tahun Ini
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.32