50 Juta Warga Desil 1-5 Dapat Bansos via Digital, Akurasi Data Jadi Sorotan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah sedang mempercepat digitalisasi bantuan sosial (bansos) untuk sekitar 50 juta masyarakat miskin. Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah menyatakan keberhasilan implementasi sangat bergantung pada akurasi data penerima. Masalah data tidak akurat selama ini menjadi kendala utama penyaluran bansos. Beberapa masyarakat yang sebelumnya tidak menerima bansos kini masuk dalam daftar penerima, sehingga memerlukan pemutakhiran dan verifikasi data secara bertahap untuk memastikan penerima sesuai dengan kondisi di lapangan. Target penerapan bansos digital untuk desil 1 hingga 5 diproyeksikan pada akhir 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.45
Jubir DEN Ungkap Keunggulan GovTech, Bansos Lebih Tepat Sasaran
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 14.14
50 Juta Warga Bakal Serbu Portal Bansos, Komdigi Siapkan Tes Besar-besaran
Detik.com · 11 September 2026 pukul 11.15
Bansos Bakal Serba Digital, Bagaimana Nasib Warga yang Gaptek?
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.17
50 Juta Warga Desil 1-5 Dapat Bansos, Ini Sumber Dananya
Berita terkait
Digitalisasi Bansos Diluncurkan Oktober, Luhut: Hemat Anggaran Rp1.200 Triliun
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 14.49
Bansos 50 Juta Warga Miskin Bakal Cair Langsung ke Rekening Mulai 2027
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.11
Luhut: 77,6% Bansos di Banyuwangi Tak Tepat Sasaran
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 09.08
Uji Coba Awal 2027, Bansos Buat 50 Juta Orang Disalurkan Lewat Rekening
kumparan · 11 September 2026 pukul 07.45