Bansos Bakal Serba Digital, Bagaimana Nasib Warga yang Gaptek?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah memperluas digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) secara nasional untuk menyederhanakan proses bisnis dan integrasi layanan. Menteri PANRB Rini Widyantini menekankan konsep 'digital by design' dan 'digital by justice' guna memastikan sistem tetap adil, transparan, dan tidak merugikan kelompok masyarakat yang gagap teknologi.
Untuk mendukung implementasi, pemerintah mencanangkan Gerakan Nasional Perlindungan Sosial yang melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Fokus utama meliputi penguatan peran provinsi dalam pendampingan serta kemudahan pembukaan rekening bank agar bantuan ditransfer langsung ke penerima guna mencegah praktik korupsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 14.49
Digitalisasi Bansos Diluncurkan Oktober, Luhut: Hemat Anggaran Rp1.200 Triliun
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 09.08
Luhut: 77,6% Bansos di Banyuwangi Tak Tepat Sasaran
kumparan · 11 September 2026 pukul 05.00
Populer: Bansos Nontunai Sasar 50 Juta Orang; 77,6% Bantuan Salah Sasaran
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.02
Luhut Ungkap Digitalisasi Bansos Nasional Diluncurkan Oktober 2026
Berita terkait
Mulai 2027, Warga Bisa Daftar Bansos Mandiri Lewat Portal Perlinsos
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.30
Kemensos Dukung Uji Coba Digitalisasi Bansos di 258 Kabupaten/Kota
Detik.com · 10 September 2026 pukul 17.03
Luhut Ungkap 50% Bansos Salah Sasaran, Sistem Digital Diluncurkan Oktober
Detik.com · 10 September 2026 pukul 14.46
Luhut: 77,6 Persen Bansos Itu Tidak Tepat Sasaran
kumparan · 10 September 2026 pukul 14.16