59 Tahun Beroperasi di RI, Ternyata Segini Setoran Freeport ke Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) beroperasi di Indonesia sejak 1967, dengan produksi bijih tembaga pertama pada 1973. Selama 59 tahun, perusahaan telah menyalurkan lebih dari US$ 32 miliar ke kas negara sejak Kontrak Karya kedua berlaku pada 1992. Pada 2025, kontribusi PTFI mencapai US$ 4,7 miliar (Rp 75 triliun) melalui pajak, dividen, royalti, dan PNBP. Namun, tahun 2026 proyeksi turun menjadi Rp 47 triliun karena pemulihan pasca longsor material basah sejak September 2025, dengan produksi hanya 65% dari kapasitas. Pemerintah menargetkan pemulihan penuh pada awal 2028 dengan kontribusi Rp 120 triliun per tahun.
Bagikan
Berita terkait
Freeport Sudah Ajukan Perpanjangan Izin Tambang (IUPK), Ini Kata ESDM
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 20.20
Freeport Punya Proyek Tambang Bawah Tanah Baru, Beroperasi di 2029
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.40
Freeport Mundurkan Produksi Tambang Kucing Liar ke 2029
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.00
Pasca Longsor, Freeport Bisa Produksi Tambang Bawah Tanah 65% H2-2026
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 08.45