950 SPPG Diduga Tak Layak Sanitasi dan Higiene, Terancam Ditutup Permanen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan 950 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga tidak layak sanitasi dan higiene. Kepala BGN, Sudaryono, menyatakan dapur-dapur tersebut terancam ditutup secara permanen jika tidak memperbaiki. Dapur yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Tenggat waktu untuk mengurus SLHS adalah 10 Agustus 2026 melalui Dinas Kesehatan setempat. BGN mengirimkan surat edaran untuk memberikan asistensi administrasi. Dapur yang tidak memenuhi standar akan ditutup permanen, SLHS bukan sekadar persyaratan administrasi melainkan syarat mutlak operasional MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 09.36
BGN Beri Tenggat Sampai 10 Agustus bagi SPPG yang Belum Kantongi SLHS
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.01
BGN tegaskan SLHS jadi syarat mutlak operasional SPPG
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.56
950 Dapur MBG Diduga Tak Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 19.21
950 Dapur MBG Terancam Ditutup, Kepala SPPG Dipecat
Berita terkait
950 Dapur MBG Terindikasi Tak Sesuai Standar
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 18.30
504 Dapur MBG Ditutup Permanen, Kepala BGN: Sanitasi dan Higienisnya Tak Layak
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 18.48
504 Dapur MBG Sudah Ditutup, 3.000 Lagi Tunggu Nasib
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.58
Rapat Bersama Kepala BGN, Mendagri Minta Kepala Daerah Permudah Izin SPPG dan Penerbitan SLHS
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 17.02