96 Dapur SPPG Diperiksa DLH Tulungagung, Mayoritas IPAL Bermasalah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung telah memeriksa 96 dari total 129 dapur SPPG di wilayahnya. Mayoritas dari dapur-dapur tersebut ditemukan memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum memenuhi standar, terutama terkait kapasitas yang tidak mencukupi untuk menampung dan mengolah limbah dari aktivitas dapur. Plt Kepala DLH, Anang Pratistianto, menyatakan bahwa pemeriksaan dan sosialisasi kepada pengelola SPPG dilakukan setiap hari, dengan rata-rata tiga hingga empat lokasi diperiksa per hari. Atas temuan ini, DLH meminta pengelola SPPG untuk menambah kapasitas IPAL agar pengolahan limbah dapat berjalan optimal dan memenuhi ketentuan kelayakan lingkungan. Selain inspeksi lapangan, petugas juga memberikan arahan langsung kepada pengelola yang fasilitasnya belum sesuai standar. Dari 96 dapur SPPG yang diperiksa, 24 pengelola telah menyerahkan laporan perbaikan IPAL, namun laporan tersebut masih dalam proses verifikasi oleh DLH. Total dapur SPPG di Tulungagung yang belum diperiksa masih sejumlah 33 lokasi.
Bagikan
Berita terkait
Dapur SPPG Punya Risiko Kebakaran hingga Kecelakaan Kerja, Ini Langkah Mitigasinya
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.00
BGN Minta SPPG Terdampak Gempa NTT Utamakan Keselamatan hingga Penyesuaian Layanan
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 21.30
BGN cabut status suspend tujuh dapur SPPG di Papua Barat
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.14
SPPG di Mojokerto Meledak Saat Ada Perbaikan Saluran Tabung Gas
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.58