Turki Kecam Serangan Israel ke Pangkalan Udara Suriah, Klaim Netanyahu Dianggap Mengada-ada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Israel menyerang pangkalan udara di dekat Aleppo, Suriah, pada 18 Agustus 2026. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan serangan dilakukan karena adanya rencana pengerahan pasukan Turki ke fasilitas tersebut. Pemerintah Turki menolak klaim tersebut dan menyebutnya tidak berdasar, menyatakan bahwa tujuan klaim adalah untuk melegitimasi serangan udara ilegal Israel yang menyasar kedaulatan Suriah. Turki juga menyatakan klaim Netanyahu ini merupakan upaya untuk mendukung kebijakan ekspansionis menjelang pemilihan umum Israel pada Oktober 2026.
Serangan tersebut mendapat kritik dari pemerintahan Amerika Serikat. Utusan AS untuk Suriah, Tom Barrack, menyebut serangan ini sebagai "eskalasi yang tidak perlu." Pemerintah Turki menekankan komitmennya untuk bekerja sama dengan pemerintah Suriah berdasarkan dasar yang sah guna mencapai perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di wilayah tersebut.
Netanyahu sebelumnya menyatakan bahwa Israel telah memperingatkan Suriah terkait ancaman yang akan ditimbulkan oleh pengerahan pasukan semacam itu bagi keamanan Israel. Namun, pemerintah Turki tetap menolak klaim ini dan mempertanyakan motivasi di balik pernyataan Netanyahu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 01.10
Halangi Perangan Militer Turki, 3 Motif Israel Bombardir Pangkalan Udara Suriah
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.40
Israel Serang Pangkalan Udara Suriah, Netanyahu Sebut Ancaman Pasukan Turki
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 21.33
Suriah dan AS Tuduh Israel Serang Pangkalan Udara Idlib
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.32
Menlu Iran Tuding Israel Sabotase Kesepakatan Gencatan Senjata dengan AS
Berita terkait
AS dan Israel Sepakat Pindahkan Material Nuklir dari Lokasi Rahasia di Suriah
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 11.29
Pakta Makkah 2026: Aliansi Pertahanan Turki, Arab Saudi, dan Pakistan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 20.38
Menlu al-Shaibani Tegaskan Komitmen Suriah Terhadap Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.00
IAEA Temukan Material Nuklir di Suriah
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 11.00