AS dan Israel Sepakat Pindahkan Material Nuklir dari Lokasi Rahasia di Suriah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat dan Israel telah mencapai kesepakatan dengan Suriah untuk memindahkan material nuklir dari sebuah lokasi rahasia yang dikenal sebagai 'Situs 99' di Suriah. Lokasi ini dilaporkan menyimpan sisa-sisa reaktor nuklir Al-Kibar yang sebelumnya dibom Israel pada tahun 2007. Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) akan diberikan akses untuk mengambil kembali material tersebut, termasuk yellowcake atau bubuk uranium pekat yang berpotensi digunakan sebagai bahan bakar nuklir. Meskipun material ini tidak dapat digunakan langsung untuk membuat bom nuklir, ada kekhawatiran mengenai risiko penyebaran radiologis melalui penggunaan bahan peledak konvensional, yang dikenal sebagai bom kotor atau dirty bomb. Israel dikabarkan telah mengancam akan membom kembali lokasi tersebut jika material nuklir tidak segera dipindahkan atau jika ada tanda-tanda bahwa pemerintah Suriah mencoba mengaksesnya. Kesepakatan ini terjadi setelah perubahan politik signifikan di Suriah, termasuk jatuhnya pemerintahan Bashar Assad pada Desember 2024 dan penggantikannya oleh Ahmed al-Sharaa, mantan komandan pemberontak yang sebelumnya terdaftar sebagai orang hilang yang dicari (DPO) oleh AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.38
Menhan Israel Bersumpah Pasukan Akan Tetap Berada di Lebanon-Suriah-Gaza
Berita terkait
Menantu Trump Tuding Netanyahu Hambat Rencana AS untuk Gaza
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 20.32
Kolombia Akui Kedaulatan Israel di Dataran Tinggi Golan yang Dijajah
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 14.31
IAEA Bakal Angkut Material Nuklir dari 'Situs 99' Suriah, Ada Peran AS dan Israel
SINDOnews · 11 Agustus 2026 pukul 12.57
Iran Klaim AS dan Israel Tak Punya Jawaban atas Kegagalan Berulang
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 19.35