Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengancam Pernapasan Anak, IDAI Sarankan 13 Langkah Perlindungan

Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak 4 September 2026 menimbulkan kekhawatangan kesehatan karena penyebaran abu vulkanik ke Jabodetabek, Banten, Lampung, dan Jawa Barat. Abu mengandung partikel padat tajam, mineral, serta kaca vulkanik yang mengiritasi saluran pernapasan, plus gas seperti sulfur dioksida dan karbon monoksida. IDAI menekankan perlindungan anak sebagai prioritas, meminta tindakan preventif cepat. Gejala umum meliputi bersin, batuk, pilek, dan sesak napas, terutama pada anak dengan riwayat asma, alergi, atau penyakit paru kronis. Bayi dengan displasia bronkopulmonal dan anak dengan penyakit jantung bawaan perlu perhatian khusus. Dr. Wahyuni menyarankan orang tua tidak menganggap remeh gejala seperti napas cepat, tarikan dada, atau saturasi oksigen di bawah 94%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait