Ada 5 WN Bangladesh di Rudenim Pekanbaru, 4 Di antaranya Korban TPPO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru menampung lima warga negara Bangladesh. Empat di antaranya merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang tertangkap saat mencoba menuju Malaysia tanpa dokumen resmi melalui operasi keimigrasian di wilayah Riau.
Satu WN Bangladesh lainnya berada di Rudenim setelah menjalani hukuman pidana karena mencoba memalsukan dokumen kependudukan Indonesia, termasuk KTP dan paspor. Saat ini, seluruh WN Bangladesh tersebut menunggu proses pemulangan ke negara asal. Total deteni di Rudenim Pekanbaru mencapai 11 orang, termasuk empat WN Iran pencari suaka yang ditolak UNHCR dan dua WN Azerbaijan yang overstay.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.28
Cegah TPPO di Perbatasan, Imigrasi Pekanbaru Perketat Keberangkatan WNI
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.57
Cegah Kasus Perdagangan Manusia, Imigrasi Pekanbaru Perketat Pengawasan WNA
Berita terkait
Marinus Gea Soroti Ketimpangan Pengawasan Orang Asing & Perlindungan WNI
Detik.com · 9 September 2026 pukul 15.31
Imigrasi Depok Bongkar TPPO Modus Pengantin Titipan ke Tiongkok, Mahar Rp70 Juta
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 19.10
Imigrasi Depok Ungkap Dugaan TPPO Berkedok Pengantin Pesanan ke Tiongkok
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.00
Imigrasi Bongkar TPPO Modus 'Pengantin Titipan', Korban Diimingi Rp 70 Juta
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 14.09