Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ada Kendala Teknologi, Ini Strategi Danantara Olah Mineral Kritis RI

Indonesia memiliki potensi besar Logam Mineral Tanah Jarang (LTJ) yang dibutuhkan dunia, namun belum berkembang karena keterbatasan teknologi. Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, menyatakan bahwa LTJ merupakan komoditas yang eksklusif dan mahal, sehingga Danantara bersama tim melakukan mapping potensi LTJ yang selama ini diabaikan.

Danantara dan Dikdisaintek sedang mengembangkan pengelolaan LTJ baik di sektor ekstraktif maupun midstream melalui kombinasi senyawa oxide. Sigit menjelaskan bahwa kombinasi ini memiliki potensi enrichment yang baik, dan industri Indonesia sudah mampu membangun red oxide yang menantang di bidang pemisahan elemen refinery.

Untuk mendukung pengembangan LTJ, Danantara bekerja sama dengan BRIN hingga perguruan tinggi untuk mencari mitra nasional. Sigit menekankan bahwa kolaborasi ini melibatkan tiga level material mulai dari oxide hingga elemen, dengan target jangka panjang untuk membangun industri magnet yang mengelola LTJ secara komprehensif.

Berita terkait