Adopsi Kripto RI Peringkat 14 Global, Aktivitas Derivatif Capai Rp3,41 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia menempati peringkat 14 dari 117 negara dalam 2026 Global Crypto Adoption Index oleh Chainalysis. Capaian ini mencakup posisi ke-10 untuk cross-border flows, ke-11 total flows, ke-12 balances, dan ke-13 aktivitas domestic peer-to-peer, yang menunjukkan basis aktivitas aset digital domestik yang kuat.
Bittime menilai posisi ini membuka peluang besar bagi pengembangan produk derivatif seperti pasar Futures. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, menekankan pentingnya peningkatan edukasi dan pemahaman risiko guna memastikan pertumbuhan ekosistem kripto di Indonesia berlangsung secara berkelanjutan.
Bagikan
Berita terkait
OJK Catat 22,93 Juta Akun Kripto, Industri Aset Digital Kian Berkembang
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.12
Transaksi Kripto di RI Anjlok 28 Persen Jadi Rp 20,5 T per Juli 2026
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 13.53
Transaksi Kripto RI Tembus Rp171,12 Triliun, Industri Perkuat Literasi
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 18.20
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Transaksi Capai Rp 171 T
Detik.com · 25 September 2026 pukul 19.30