Agenda Netanyahu di AS Ternyata Singkat dan Tak Temui Trump, Kenapa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan singkat ke Amerika Serikat pada 23-24 September 2026 untuk berpidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York. Sayangnya, kunjungan ini tidak termasuk pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump atau pejabat pemerintah lainnya. Menurut laporan Haaretz, jadwal pertemuan Netanyahu sangat minim dan hanya mencakup dua pertemuan dengan para pemimpin yang mendukung Israel. Netanyahu diperkirakan akan menghadapi sambutan yang tidak ramah di New York, termasuk protes dan interupsi saat pidatonya. Pidato Netanyahu di PBB dianggap sebagai bagian dari kampanye mempertahankan kans di pemilu legislatif Israel yang akan digelar pada 27 Oktober mendatang. Fokus pidatonya akan pada isu perang melawan Iran dan kerja sama dengan Presiden Trump. Setelah memberikan pidatonya pada Kamis malam (24 September), Netanyahu langsung kembali ke Israel untuk memastikan kehadirannya sebelum hari raya Yahudi Sukkot yang dimulai pada Jumat (25 September).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.30
Trump Ucapkan Terima Kasih ke Indonesia, Singgung "Misi Besar" di Gaza
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.00
6 Poin Pidato Trump di Sidang PBB: Iran, Nama Baru AI dan Negara Gagal
kumparan · 23 September 2026 pukul 10.16
Trump Ganti Nama AI Jadi Super Intelligence (SI) di Semua Dokumen Negara AS
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 08.25
Pertemuan Netanyahu dan Elon Musk Tiba-Tiba Batal
Berita terkait
Mereka Dicap Musuh Netanyahu: dari Erdogan hingga Mamdani
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.02
Iklan Kampanye Netanyahu Pajang Zohran Mamdani dengan Pemimpin Iran dan Hizbullah
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.52
Erdogan Tuding Israel Ingin Hapus Palestina dari Agenda Dunia
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.05
Netanyahu Jadi Beban, Trump Pusing Kena Hajar Sana-sini
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 22.00