Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ahmad Luthfi Minta PMI Jateng Tingkatkan Respons dalam Penanganan Bencana

Ahmad Luthfi meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah meningkatkan respons cepat dalam penanganan bencana. Ia menyebut Jawa Tengah sebagai 'minimarket' bencana, mulai dari banjir, rob, tanah longsor, hingga gunung meletus, sehingga PMI harus menjadi tulang punggung kegiatan kemanusiaan. Pernyataan itu disampaikan saat pelantikan kepengurusan PMI Jateng masa bakti 2026-2031 pada 31 Juli 2026. Dalam acara itu, Luthfi dilantik sebagai Pelindung, Taj Yasin Maimoen sebagai Ketua Dewan Kehormatan, dan Haryanto sebagai Ketua PMI Jateng. Luthfi berharap kepengurusan baru memperkuat quick response dan mendorong terobosan kreatif di tahap prabencana, saat bencana, dan pascabencana.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menegaskan tugas utama PMI adalah mengurangi penderitaan masyarakat, baik akibat bencana alam maupun peristiwa manusia. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan, pelatihan relawan, serta dukungan logistik dan peralatan. Terkait kekeringan akibat El Nino, PMI menyiapkan sekitar 200 truk tangki untuk wilayah terdampak. Haryanto melaporkan operasi kemanusiaan telah dilakukan di 14 kabupaten/kota, dengan distribusi 2,2 juta liter air bersih melalui 433 kali pengiriman menggunakan 18 truk tangki. Bantuan menjangkau 88 desa di 48 kecamatan dengan 109.317 jiwa penerima manfaat. Namun, distribusi masih terkendala karena belum semua PMI kabupaten/kota memiliki truk tangki.

Haryanto berkomitmen bersinergi dengan pemerintah daerah dalam program kemanusiaan, termasuk penanggulangan bencana, sosial, kesehatan, pembinaan generasi muda, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Pelantikan juga dihadiri pengurus PMI pusat dan perwakilan PMI dari beberapa provinsi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait