Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Waspada El Nino Menguat, Pemerintah Diminta Serius Tangani Dampak Kekeringan

Anggota Komisi VIII, Muhamad Abdul Azis Sefudin, memperingatkan bahwa fenomena El Niño pada tahun 2026 berpotensi melebihi level kuat dan berlangsung hingga awal 2027. Ia mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk bergerak cepat dalam menangani ancaman kekeringan yang mungkin terjadi, serta meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera memperluas Operasi Modifikasi Cuaca (hujan buatan) di wilayah rawan kering. Azis menekankan bahwa tindakan pencegahan dini jauh lebih hemat biaya daripada mengatasi krisis air setelah terjadi, dan menyerukan agar hujan buatan difokuskan untuk mengisi bendungan, waduk, dan embung strategis. Ia juga memperingatkan dampak berantai dari kekeringan ekstrem, termasuk gagal panen yang dapat menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga bahan pangan pokok, serta risiko wabah penyakit akibat kurangnya akses air bersih, terutama bagi kelompok rentan seperti anak‑anak, ibu hamil, dan lansia. Peringatan ini bertujuan agar dampak El Niño tidak berkembang menjadi krisis sosial yang lebih luas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait