Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AHWA Jadi Pilihan Muktamar NU, 401 Peserta Setuju Ubah Sistem Pemilihan

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, telah memutuskan untuk mengganti mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU). Sebelumnya menggunakan sistem one man one vote, kini peserta setuju mengadopsi mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Perubahan ini bertujuan memperkuat peran ulama dalam kepemimpinan organisasi, sejalan dengan konsep dualisme kepemimpinan NU antara Syuriyah (kepemimpinan ulama) dan Tanfidziyah (pelaksanaan kebijakan). Dalam pemilihan, 401 peserta mendukung, 150 menolak, dan 1 suara tidak sah. Prof. KH. M. Asrorun Niam Sholeh menekankan pentingnya kepemimpinan ulama yang berototitas keilmuan dan moral etis. Keputusan ini menandai perubahan signifikan dalam proses regenerasi kepemimpinan PBNU.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait