AHY Bilang Kekuasaan Bukan Selamanya, Sekjen Demokrat Singgung Aturan UUD 1945
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa pernyataan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai kekuasaan yang tidak bersifat selamanya adalah hal yang proporsional. Pernyataan tersebut didasarkan pada konstitusi UUD 1945 yang secara tegas membatasi masa jabatan kekuasaan maksimal dua periode.
Hero menjelaskan bahwa penegasan ini merupakan bagian dari upaya Partai Demokrat dalam menjalankan tiga agenda besar, yaitu memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi. Ia juga membantah anggapan bahwa pernyataan AHY tersebut merupakan sinyal kesiapan untuk berkontestasi pada tahun 2029, dan menilai spekulasi tersebut berlebihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 8 September 2026 pukul 22.54
AHY: Demokrat Kawal Pemerintahan Prabowo, Kader Tetap Kritis di Parlemen
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 20.00
Ucapan AHY Seakan Sentil Janji Jokowi Pulang ke Solo
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.00
Kekuasaan Bukan Milik Selamanya, AHY Sindir Faksi Politik Solo?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 14.46
Membaca Gestur AHY Soal Pidato Tentang Kekuasaan
Berita terkait
AHY Dinilai Siap Jadi Kontender Pilpres, Ganjar Bicara PR Besar Ini
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.00
Demokrat Bantah Pidato AHY Bahas Pilpres 2029, Tegaskan Dukung Prabowo
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 11.17
Pidato AHY soal 'Kekuasaan itu Bukan Milik Seorang Selamanya', Pakar: Itu Lagi Nyindir Jokowi
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.10
Doli Golkar Melihat Poros Solo dan Cikeas Bergerak Menyambut Pilpres 2029
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 14.53