Akhir Sandiwara 5 Tahun Pembunuh dan Pemerkosa Kakak-Adik di Banyuasin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kasus pembunuhan dan pemerkosaan kakak-adik (RN dan AY) di Banyuasin, Sumatera Selatan, terungkap setelah lima tahun. Peristiwa terjadi pada 27 Oktober 2021, di mana kedua korban hilang saat berangkat sekolah. Pelaku, Rendi Saputra dan Andika, melakukan aksi sadis di sebuah rumah kosong dengan motif sakit hati dan dendam, terutama oleh Rendi yang merupakan mantan pacar korban.
Selama lima tahun, Rendi bersandiwara dengan berpura-pura peduli, membantu orang tua korban mencari keberadaan anak mereka, bahkan menghadiri acara yasinan keluarga. Kasus terbongkar pada 6 September 2026 setelah seorang warga menemukan tulang belulang manusia beserta barang bukti berupa seragam sekolah dan perhiasan di lokasi kejadian. Polisi berhasil menangkap kedua pelaku dalam waktu tiga jam setelah penemuan kerangka tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 16.16
Rangka Motor Jadi Petunjuk, Misteri Hilangnya Kakak-Adik di Banyuasin Terbongkar Setelah 5 Tahun
kumparan · 8 September 2026 pukul 16.15
Cerita Warga Temukan Kerangka Kakak-Beradik di Banyuasin yang Hilang 5 Tahun
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 05.45
Rani dan Ayuhana Korban Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelaku
kumparan · 9 September 2026 pukul 10.44
2 Pembunuh Kakak-Beradik di Banyuasin Terancam Hukuman Mati
Berita terkait
2 Pembunuh dan Pemerkosa Kakak-Adik di Banyuasin Terancam Hukuman Mati
Detik.com · 8 September 2026 pukul 13.27
Pembunuh dan Pemerkosa Kakak-Adik Ikut Yasinan dan Cari Korban Selama 5 Tahun
Detik.com · 9 September 2026 pukul 10.23
Pria Australia Mengakui Membunuh Perempuan Indonesia di Melbourne
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 20.53
Tampang Pembunuh Kakak-beradik di Banyuasin: Sempat Ikut Cari Korban
kumparan · 8 September 2026 pukul 18.23