Aksi Unjuk Rasa Meningkat, Polri Siapkan Negosiator Besertifikat, Komdigi Merespons
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polri mengubah paradigma penanganan unjuk rasa dari pengamanan menjadi pelayanan yang lebih humanis. Strategi ini mengedepankan fungsi negosiasi sejak tahap pemberitahuan hingga aksi berakhir guna menghubungkan peserta demonstrasi dengan pihak sasaran aspirasi.
Untuk mendukung hal tersebut, Polri menyiapkan negosiator bersertifikat dan berencana merevisi peraturan internal penanganan aksi. Pendekatan ini menekankan prosedur terukur serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Selain itu, Polri mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi disinformasi di media sosial terkait aksi unjuk rasa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 17.21
Polri Ubah Paradigma Penanganan Unjuk Rasa, Kedepankan Pelayanan dan Negosiasi
Detik.com · 29 September 2026 pukul 11.09
Polda Metro Jaga Ruang Aspirasi dan Aktivitas Masyarakat Tetap Terjaga
JawaPos · 28 September 2026 pukul 18.45
Kapolri Pastikan Polri Kawal Muktamar Muhammadiyah agar Berjalan Aman dan Lancar
Detik.com · 28 September 2026 pukul 14.12
Kapolri: Polri Komitmen Kawal Muktamar Muhammadiyah, Pastikan Aman dan Sukses
Berita terkait
Polri Layani Penyampaian Unjuk Rasa Hari Ini, Jamin Ruang Demokrasi
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.35
Romli Atmasasmita: Sistem Presisi Polri Terbukti Efektif
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 21.58
Gelar Patroli Malam, Polresta Tangerang Sebut Situasi Wilayah Kondusif
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 07.40
Polda Metro Jaya Pulangkan 21 Orang Terjaring saat Unjuk Rasa Jakarta
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.34