Alasan Dedi Mulyadi Setop Proyek Pusat Data AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458366/original/038352700_1767077924-IMG_20251230_123004_818.jpg)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara proyek pusat data AI senilai Rp 3,5 triliun di Jatiluhur karena dokumen perizinan belum lengkap. Penghentian ini bukan karena hambatan birokrasi Pemda Purwakarta atau Pemprov JB, melainkan karena konsultan belum menyerahkan data yang dibutuhkan untuk proses perizinan. Hingga saat ini, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan AMDAL belum keluar. Pemerintah melibatkan Universitas Indonesia untuk kajian independen dampak lingkungan. Dedi menegaskan proyek dapat dilanjutkan setelah semua persyaratan perizinan terpenuhi, dengan memastikan tidak mengganggu akses air warga dan aman dari bencana alam. Saat ini, PDAM hanya memanfaatkan 11 persen dari alokasi air Waduk Jatiluhur sebesar 3.000 liter per detik, sementara 14 persen telah dipakai perusahaan lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.43
Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Pusat Data AI Jatiluhur Disetop
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.15
Pusat Data AI Jatiluhur Disetop Sementara, Dedi Mulyadi: Tak Ada Peresmian
Berita terkait
Dedi Mulyadi Setop Pembangunan Pusat Data AI di Jatiluhur
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.42
Dedi Mulyadi Bantah Sudah Meresmikan Data Center AI Jatiluhur
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.45
Dedi Mulyadi Bantah Resmikan Data Center AI Jatiluhur, Ungkap Alasan Datang Sendiri ke Lokasi
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 16.51
Duet Gibran-Dedi Mulyadi Bakal Kuasai Suara Pulau Jawa: Ini Kekuatan Dahsyat, Banyak Pihak Gelisah
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 04.20