Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Aliansi Baru Timur Tengah, Turki-Saudi-Pakistan Siapkan Kekuatan Bersama

Para pejabat tinggi dari Turki, Arab Saudi, dan Pakistan berkumpul di Istanbul pada 31 Agustus 2026 untuk menggelar pertemuan perdana pakta pertahanan bersama. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah yang ditandatangani pada 7 Agustus 2026. Pakta ini mengadopsi prinsip pertahanan kolektif, di mana serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota. Isu keamanan internasional menjadi agenda utama, termasuk peningkatan interoperabilitas dan kolaborasi industri pertahanan.

Pembentukan aliansi strategis ini dipengaruhi oleh dinamika keamanan di Riyadh yang menghadapi ancaman dari kelompok bersenjata di front Yaman dan Irak. Pakta ini memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi Arab Saudi, terutama di tengah meningkatnya skeptisisme terhadap jaminan keamanan dari Amerika Serikat di kawasan Teluk. Bagi Pakistan dan Turki, aliansi ini memiliki nilai strategis geografis. Pakistan berkepentingan menjaga stabilitas karena berbatasan dengan Iran dan memiliki populasi Syiah yang besar. Turki fokus pada stabilitas perbatasan dan isu gerakan separatis Kurdi.

Pertemuan di Istanbul menjadi tonggak awal untuk menerjemahkan komitmen politik menjadi kerja sama militer dan industri yang konkret guna menjaga stabilitas di Timur Tengah dan Asia Barat. Mekanisme serupa NATO yang difokuskan untuk kawasan ini diharapkan memperkuat kapasitas pertahanan kolektif ketiganya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait