Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pakta Mekkah dan Babak Baru Keamanan Timur Tengah

Pada 7 Agustus 2026, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani Mecca Joint Defence Agreement di Kota Mekkah. Perjanjian ini menetapkan bahwa serangan terhadap satu negara anggota dianggap serangan terhadap ketiganya. Pakta ini muncul sebagai respons terhadap peningkatan konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, AS, Israel, dan kelompok Teheran. Arab Saudi ingin memperluas jaringan pertahanan karena ketergantungan pada AS yang diperkirakan menurun. Turki sebagai anggota NATO memberikan pengalaman militer, sementara Pakistan menjadi satu-satunya negara mayoritas Muslim dengan senjata nuklir. Pakta ini tidak menargetkan Iran secara eksplisit, menurut pernyataan pihak Saudi dan Turki. Namun, Iran merasa terancam karena kemampuan kolektif tiga negara dapat mengurangi ruang gerak strategisnya di Teluk. Struktur keamanan yang direncanakan mencakup komite politik dan militer, serta sekretariat di Arab Saudi. Keberhasilan pakta bergantung pada kemampuan menjaga keseimbangan antara komitmen keamanan dan hindari eskalasi dengan Iran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait