Alokasi Anggaran Cegah Stunting di Daerah Terus Turun, Sisa Rp20 T!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mencatat penurunan alokasi anggaran intervensi gizi untuk mencegah stunting di APBD daerah. Dalam Laporan Hasil Penandaan, Pelacakan, dan Evaluasi Anggaran Intervensi Gizi pada APBD 2026, alokasi anggaran hanya tersisa Rp20,2 triliun, turun dari Rp26,3 triliun pada 2025 dan Rp28,4 triliun pada 2024. Meskipun alokasi turun, realisasi anggaran tidak pernah mencapai target, hanya mencapai Rp21,5 triliun (2023), Rp22,1 triliun (2024), dan Rp22,4 triliun (2025). Kemenkeu dan Kemendagri menilai selisih antara alokasi dan realisasi tetap lebar, menunjukkan tantangan dalam pelaksanaan program stunting seperti kesiapan teknis, efisiensi perencanaan, dan dampak kebijakan pergeseran anggaran yang dapat mengganggu pencapaian target cakupan layanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 12.46
Lindungi Pekerja Rentan, Kemendagri Minta Daerah Buat Aturan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
JPNN.com · 27 September 2026 pukul 08.40
Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Upaya Melindungi Pekerja Rentan
Berita terkait
Anggaran Cegah Stunting Pemda Mayoritas Buat Logistik Layanan
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.41
Kemendagri Perkuat Peran Pemda dalam Perencanaan Program Dekranas-TP PKK
Detik.com · 22 September 2026 pukul 13.43
Kemendagri Dorong Pemda Optimalkan Perencanaan Program Dekranas hingga Posyandu
kumparan · 22 September 2026 pukul 13.00
Kemendagri Dorong Pemda di Maluku Perkuat Strategi Efisiensi Belanja Pegawai
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 20.05