Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Hasil Pantauan Terbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343123/original/092704700_1788844876-1001643382.jpg)
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Kamis (10/9/2026) pukul 09.10 WIB. Berdasarkan data MAGMA Indonesia, erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 17 detik, meskipun kolom erupsi tidak teramati secara visual. Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.
Menanggapi aktivitas tersebut, BNPB melakukan pengecekan kesiapsiagaan tsunami di pesisir Banten, meliputi Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Peninjauan fokus pada fungsi sarana peringatan dini, jalur evakuasi, dan SOP di wilayah vital serta permukiman. Hasil pantauan menunjukkan sebagian besar sirene dan peta evakuasi berfungsi normal, kecuali alat Warning Receiver System (WRS) Gen di Tanjung Lesung yang masih dalam perbaikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.56
BNPB Petakan Kesiapsiagaan Tsunami di Pesisir Banten
Detik.com · 9 September 2026 pukul 16.13
ISPA di Banten Melonjak Akibat Erupsi Anak Krakatau, Kini Capai 4.500 Kasus
Detik.com · 9 September 2026 pukul 06.36
Anak Krakatau Masih Erupsi, Pemprov Banten Perpanjang PJJ Sampai Jumat
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.30
Bisnis Hotel Anyer Terdampak Letusan Krakatau, Begini Cerita Pengusaha
Berita terkait
Antisipasi Tsunami Dampak Erupsi Anak Krakatau, BNPB Cek Kesiapan Pesisir Banten
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 09.41
Anak Krakatau Erupsi, BNPB Minta Warga Banten-Lampung Tak Panik Isu Tsunami
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 09.58
PVMBG: Tubuh Gunung Anak Krakatau Pasca 2018 Belum Bisa Picu Tsunami
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.46
Jepang Sorot Apakah Erupsi Anak Krakatau Bisa Sebabkan Tsunami
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 13.05