Analisis Peneliti BRIN Terkait Potensi Maksimal Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324656/original/077498300_1786757817-sar1.jpg)
Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05.58 WITA. Menurut peneliti BRIN Nuraini Rahma Hanifa, gempa ini terjadi di segmen Back-Arc Thrust, yang telah dipetakan dalam Peta Gempa Indonesia 2024 dengan potensi maksimum hingga magnitudo 7,8. Segmen ini berada di sebelahan lokasi gempa Flores 1992 dan juga pernah memicu gempa besar Lombok 2018. BRIN masih menelaah apakah gempa 7,7 ini merupakan gempa utama atau foreshock, mengingat pola gempa besar yang sering diikuti oleh gempa sedang sebelumnya. Hingga kini, energi tersimpan di segmen ini diperkirakan sudah sebagian keluar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.15
BNPB Catat 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa NTT
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.01
2 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT, Satu Pria dan Satu Perempuan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.05
BNPB Ungkap Tak Ada Lagi Laporan Warga yang Hilang di Wilayah Gempa NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.45
Dampak Gempa NTT, Wisatawan Tiongkok Dilaporkan Terluka
Berita terkait
Pelukan Nenek Katarina Lindungi Cucunya dari Runtuhan Tembok saat Gempa NTT
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 07.42
Update Gempa NTT, Korban Meninggal 68 Orang
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 19.14
BNPB Update Korban Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 213 Luka
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.43
Sebanyak 55 Korban Meninggal Dunia dan 132 Luka-Luka Pasca Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di NTT
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 16.15