Andre Rosiade Kecam Promosi 'Hafal Quran Berhadiah Miras': Penistaan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mengecam keras promosi festival musik The Sounds Project yang menjadikan hafalan ayat Al-Qur'an sebagai syarat mendapatkan minuman keras (miras) gratis. Andre menilai aksi tersebut sebagai penistaan agama yang melukai perasaan umat Islam, karena kitab suci dijadikan alat pemasaran produk beralkohol. Ia mendesak kepolisian dan pemerintah daerah memanggil serta mengusut penyelenggara, serta merevisi izin kegiatan hiburan publik agar kejadian serupa tidak terulang.
Penyelenggara The Sounds Project melalui Instagram @thesoundsproject mengeluarkan pernyataan mengecam insiden tersebut, menyatakan kejadian di luar kendali mereka dan tidak pernah membenarkan perilaku menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi. MC acara bernama Ega melalui Threads @aqueer_ pun meminta maaf dan mengakui kelalaiannya sehingga mikrofon dikuasai audiens pada hari Minggu, 9 Agustus 2026. Kasus ini kini dalam proses penanganan hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.18
Wamenag soal Kasus Hafalan Qur'an demi Miras: Hukum Harus Ditegakkan
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 10.09
Pramono Kecam Keras Challenge Hafalan Quran Demi Miras: Menodai Agama
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.36
Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras Dilaporkan ke Bareskrim
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.41
Kasus Hafalan Al-Qur'an Demi Miras, The Sound Project Tegur Sponsor
Berita terkait
KPID DKI Apresiasi Penanganan Kasus Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.42
Respons Menag soal Challenge Baca Ayat Quran Berhadiah Miras
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 22.25
Kasus Challenge Hafalan Qur'an demi Miras, Menag Ingatkan Hal Ini
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.54
Menag Soroti Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.22