Anggota DPRD Diduga Jadi Perantara dalam Kasus Bupati Pemalang Nonaktif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menyelidiki dugaan keterlibatan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Pemalang sebagai perantara dalam kasus pemerasan terhadap Bupati Pemalang nonaktif, Anom Widiyantoro. Beberapa saksi dari DPRD telah dipanggil untuk memberikan keterangan terkait peran mereka dalam klaster pemerasan yang melibatkan oknum polisi staf administrasi KPK, Setya Budi Dias Oktavianto, dan ayahnya, Lilik Budi Suprianto.
Kasus ini terbagi menjadi dua klaster. Pertama, Anom Widiyantoro dan Mohamad Haris diduga memeras perangkat daerah serta pihak swasta dengan total uang mencapai Rp1,98 miliar. Kedua, Setya dan Lilik diduga memeras Anom dengan modus menawarkan pengurusan perkara di KPK menggunakan informasi internal. KPK telah menetapkan empat tersangka dan menyita berbagai barang bukti berupa kendaraan, uang tunai, serta logam mulia dari tujuh lokasi penggeledahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 22.28
Oknum DPRD Pemalang Diduga Jadi Perantara Eks Pegawai KPK Peras Bupati Anom
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 17.20
Dua Anggota DPRD Pemalang Dipanggil KPK Terkait Kasus Bupati Anom
VOI · 9 September 2026 pukul 14.35
Istri Bupati Pemalang Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Kasus Pemerasan Hari Ini
VOI · 10 September 2026 pukul 08.40
KPK Cecar Istri Bupati Nonaktif Pemalang Soal Tarif Mutasi Jabatan
Berita terkait
KPK Ungkap Dugaan Peran Istri Bupati Pemalang di Kasus Pemerasan
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 02.01
KPK Panggil Anggota DPRD Jateng Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.00
Disita KPK, Ini Penampakan Mobil yang Digunakan Bupati Pemalang Saat Kena OTT
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.11
Periksa Oknum Staf Administrasi, KPK Dalami Praktik Pemerasan ke Bupati Pemalang
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 23.08